Ujian Tulis UM (Ujian Masuk) UGM 2009

21 01 2009

Persyaratan Peserta

  1. Siswa aktif kelas terakhir SMA/SMK/MA, lulusan SMA/SMK/MA tahun 2007 dan 2008 dalam dan luar negeri, lulusan ujian persamaan atau yang setara lainnya.
  2. Memenuhi persyaratan kesehatan dan tidak mengalami ketunaan yang ditetapkan oleh program studi masing-masing.

Cara Dan Waktu Pendaftaran

  1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 175.000,00 melalui multi-payment Bank Mandiri. Tata cara pembayaran selengkapnya dapat dilihat di sini.
  2. Pendaftaran melalui internet pada situs http://um.ugm.ac.id mulai tanggal 21 Januari – 24 Maret 2009.
  3. Verifikasi/pendaftaran ulang peserta ujian di lokasi yang direkomendasikan oleh UGM mulai tanggal 18 – 25 Maret 2009, pada jam kerja (Senin – Sabtu, jam 08.00 – 16.00 WIB). Tempat dan jadwal verifikasi diumumkan melalui situs http://um.ugm.ac.id.
  4. Peserta dapat memilih 3 (tiga) program studi.
  5. Ujian tulis dilaksanakan Minggu, 5 April 2009 di Yogyakarta, Semarang, Madiun, Jakarta, Tangerang, Cirebon, Palembang, Pekanbaru, Batam, Balikpapan, Lhokseumawe (NAD), dan Lampung.
  6. Hasil seleksi diumumkan Sabtu, 25 April 2009.

Perhatian:

  • Proses verifikasi dilakukan di 12 lokasi, yaitu: Yogyakarta, Semarang, Madiun, Jakarta, Tangerang, Cirebon, Palembang, Pekanbaru, Batam, Balikpapan, Lhokseumawe (NAD), dan Lampung. Lokasi verifikasi yang Anda pilih akan menjadi lokasi tes tulis Anda.
  • Klik di sini untuk mengetahui prosedur verifikasi kolektif dan mendownload contoh surat pernyataan petugas wakil verifikasi




News Jadwal Penyelenggaraan SMUP (Saringan Masuk UNPAD) 2009

21 01 2009
Program Formulir Ujian Pengumuman
Penjualan Pengembalian
S1 Reguler Bandung (Pendaftaran Online)
25 Februari s.d 21 Mei 2009
- 7 Juni 2009 25 Juni 2009
Luar Kota Bandung
(Pendaftaran Manual)
14 Januari s.d 7 Mei 2009
14 Mei s.d 22 Mei 2009 7 Juni 2009 25 Juni 2009
S1 Alih Jenjang
(Tabungan  Minimal 110  SKS)
Bandung (Pendaftaran Online)
8 April s.d 1 Juli 2009
14 Juli s.d 16 Juli 2009 26 Juli 2009 6 Agustus 2009
D3/D4 Bandung (Pendaftaran Online)
8 April s.d 1 Juli 2009
2 Juli s.d 13 Juli 2009 26 Juli 2009 6 Agustus 2009
S2 & S3 Bandung (Pendaftaran Online)
13 Januari – 13 November
2009
5 – 6 Mei 2009
3 – 4 November 2009
16 – 17 Mei 2009
14 – 15 November 2009
24 Agustus 2009
4 Januari 2010




Unpad Akan Serahkan Beasiswa pada 500 Mahasiswa

21 01 2009

[Unpad.ac.id, 21/01] Universitas Padjadjaran (Unpad) akan menyelenggarakan penyerahan beasiswa kepada 500 mahasiswa Unpad dalam acara “Gebyar Beasiswa”di Grha Sanusi Hardjadinata, Jl. Dipati Ukur 35 Bandung, Jumat (23/01). Penyerahan beasiswa tersebut akan dilakukan langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, dan sejumlah donatur.

Beasiswa yang diberikan antara lain Beasiswa Khusus Mahasiswa (BKM) yang akan diserahkan kepada 263 mahasiswa dengan jumlah dana Rp 500.000 per orang, Beasiswa Masuk Universitas (BMU) sebanyak 56 mahasiswa dengan jumlah dana Rp 5.000.000 per orang, dan Peningkatan Prestasi Ekstrakulikuler (PPE) sebanyak 47 mahasiswa dengan jumlah dana Rp 1.500.000 per orang.

Sementara dari kalangan perbankan, Bank Indonesia (BI) akan memberikan beasiswa kepada 72 mahasiswa Unpad dengan jumlah dana Rp 800.000 per orang, dan Bank Tabungan Negara (BTN) sebanyak 12 mahasiswa dengan jumlah dana Rp 9.000.000 per orang.

Pemerintah Daerah Jawa Barat juga akan menyerahkan beasiswa Pemda Jabar Reguler kepada 50 mahasiswa dengan nilai Rp 2.500.000 per orang, dan beasiswa Pemda Jabar Siklus sebanyak 20 mahasiswa dengan jumlah dana Rp 50.000.000 per orang.

Sejumlah perusahaan juga turut ambil bagian dalam penyelenggaraan “Gebyar Beasiswa” ini. Indocement misalnya, akan menyerahkan beasiswa senilai Rp 720.000 per orang kepada 26 mahasiswa. MEDCO dan Toyota Astra juga akan menyerahkan beasiswa masing-masing kepada 10 dan 12 mahasiswa senilai Rp 1.750.000 dan Rp 600.000 per orang.

Biro Administrasi Kemahasiswaan Unpad melalui Bagian Kesejahteraan Mahasiswa menginformasikan kepada para mahasiswa yang akan menerima beasiswa tersebut agar hadir pada Jumat (23/01) pukul 13.00 WIB di Grha Sanusi Hardjadinata.

Pada tahun 2009, Unpad telah menyiapkan beasiswa untuk 5.000 mahasiswa. Bagi para mahasiswa yang berminat mendapatkan beasiswa, Biro Administrasi Kemahasiswaan Unpad menghimbau untuk segera mendaftarkan diri ke fakultas masing-masing, paling lambat Senin (9/02) dengan menyerahkan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan.





UJIAN SARINGAN MASUK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG TERPADU (USM-ITB TERPADU) TAHUN AKADEMIK 2009/2010

21 01 2009

Calon peserta PMBP-ITB 2009 di Daerah dapat melaksanakan pendaftaran peserta PMBP-ITB 2009 di Daerah secara on-line di situs http://usm.itb.ac.id/. Biaya pelaksanaan ujian bagi calon peserta yang mendaftarkan diri secara on-line adalah sebesar Rp. 850.000,00 (Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah), dibayarkan kepada panitia lokal PMBP-ITB 2009 di Daerah, pada saat calon peserta menyerahkan berkas-berkas dokumen persyaratan peserta ujian di lokasi pelaksanaan PMBP-ITB 2009 di Daerah yang dipilihnya.

ITB, sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia, seyogyanya menggunakan skema penerimaan mahasiswa baru yang memberikan alternatif lebih banyak kepada calon mahasiswa dalam menentukan pilihannya.

Pada tahun 2009, ITB akan melakukan penerimaan mahasiswa baru program sarjana dalam Ujian Saringan Masuk ITB (USM-ITB) Terpadu, yang meliputi lima program seleksi, yaitu :

  • Program Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi ITB (PMBP-ITB), yang terdiri atas :
    • PMBP-ITB 2009 di Daerah, diselenggarakan ITB secara mandiri di beberapa kota di Indonesia (Jakarta, Bandung, Palembang, Balikpapan, Pekanbaru, Makasar, dll) pada bulan Maret 2009
    • PMBP-ITB 2009 Terpusat, diselenggarakan ITB secara mandiri, di kota Bandung, pada tanggal 30 dan 31 Mei 2009.
  • Program Kemitraan Nusantara ITB (KN-ITB), untuk menjaring calon mahasiswa terbaik yang diajukan oleh instansi-instansi mitra ITB (Pemerintah Daerah, Perusahaan Mitra ITB, Instansi Pemerintah lainnya)
  • Program Seleksi Mahasiswa Transfer ITB (SMT-ITB), bagi para mahasiswa transfer dari universitas mitra ITB yang ingin melanjutkan pendidikan program sarjana di ITB, dan diajukan oleh universitas asalnya.
  • Program Seleksi Mahasiswa Internasional ITB (SMI-ITB), bagi calon mahasiswa berkewarganegaraan asing yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi di ITB.
  • Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri, yang rencananya akan diadakan pada bulan Juli 2009, dilaksanakan oleh DITJEN DIKTI, DEPDIKNAS RI.

Di luar kelima program penerimaan mahasiswa baru tersebut diatas, ITB tidak melakukan proses Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana dengan cara lain, serta tidak melakukan perekrutan calon mahasiswa secara perorangan.

Pendidikan di ITB adalah pendidikan kesarjanaan yang memberikan penguasaan ilmu yang komprehensif disertai wawasan yang luas, dan dilengkapi dengan kesadaran akan pemanfaatannya, sehingga para lulusannya memiliki kemampuan dan naluri pengembangan dan/atau penerapannya, baik secara mandiri maupun dengan bekerjasama, termasuk kerjasama antar disiplin. Atas dasar itu, penerimaan mahasiswa di ITB, untuk semua jalur Ujian Saringan Masuk, dilaksanakan melalui penerimaan di tingkat Fakultas/Sekolah. Hal ini mungkin berbeda dengan beberapa universitas lain di Indonesia.

Pada tahun kedua, mahasiswa ditempatkan pada program studi yang diminatinya berdasarkan prioritas pilihannya, tempat yang tersedia, serta prestasi akademik yang dicapainya di tahun pertama perkuliahan. Kemungkinan bahwa seorang mahasiswa akhirnya dijuruskan pada program studi bukan pilihan utamanya dapat saja terjadi. Namun demikian karena pengelompokan program studi dalam suatu Fakultas/Sekolah didasarkan atas keserumpunan dan kontekstualitas keilmuan yang sama, maka perbedaan antara program studi yang satu dengan program studi yang lain di dalam Fakultas/Sekolah yang bersangkutan, tidak signifikan.

Selain itu lulusan pendidikan sarjana ITB disiapkan untuk menghadapi perubahan dan mengikuti perkembangan. Oleh karena itu setiap mahasiswa ITB jika menginginkan dapat mengambil mata kuliah dari program studi lain 10-30 % (tergantung pada ketentuan yang berlaku di program studi yang dimasukinya). Dengan demikian kesempatan untuk mengambil mata kuliah dari program studi yang menjadi pilihan utamanya tidak tertutup sama sekali, walaupun tidak sebanyak yang diinginkannya.

Dengan mempertimbangkan sistem pendidikan sarjana ITB tersebut, ITB menyarankan agar calon mahasiswa yang lebih menginginkan pendidikan vokasional, yaitu pendidikan yang lebih mengutamakan keahlian dalam bidangnya saja, atau hanya ingin masuk program studi tertentu saja, sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum memilih untuk mengikuti pendidikan di ITB ini.





SIMAK UI

21 01 2009

Simak-UI (Seleksi Masuk UI) adalah ujian seleksi terpadu masuk UI yang diselenggarakan UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI. Ujian ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia untuk seluruh program pendidikan yang ada di UI, mulai Program vokasi(D3), Sarjana Reguler, Sarjana Kelas Paralel, Profesi, Magister dan Doktor. Ujian dilakukan serentak pada tanggal 1 Maret 2009

DAFTAR LOKASI SEKRETARIAT PANITIA LOKAL SIMAK UI 2009

Agenda SIMAK UI

Tanggal Penting

Setiap siswa (lulusan) SMA yang memenuhi persyaratan dapat memilih mengikuti salah satu atau lebih program pendidikan (hanya dengan sekali ujian) yang seleksinya melalui SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia). Khusus Program Sarjana Reguler seleksi ujian masuk selain melalui SIMAK-UI juga dapat melalui SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Seleksi Masuk Universitas Indonesia: Minggu, 1 Maret 2009
Lokasi ujian seleksi direncanakan di kota-kota berikut: Banda Aceh, Batam, Pekanbaru, Jambi, Padang, Palembang, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Palangkaraya, Makassar, Manado, Palu, Kendari, Gorontalo, Ambon, Manokwari, Jayapura dan Mataram

Pendaftaran secara ONLINE: 19 Jan – 19 Feb 2009 [ Pembayaran online hingga 20 Feb, Cetak kartu peserta ujian hingga 22 Feb 09]

Tahapan Pendaftaran SIMAK UI

Materi Seleksi

Kelompok IPA: Kemampuan IPA dan Kemampuan Dasar

Kelompok IPS: Kemampuan Dasar dan Kemampuan IPS

Lokasi Ujian

Biaya Pendaftaran Seleksi Masuk UI

Informasi biaya pendaftaran secara detail dapat dilihat melalui alamat dibawah ini:

http://penerimaan.ui.ac.id/id/announcement/view/103

**Biaya Pendidikan (*tahun 2008) **

Jalur Penerimaan BOP (per semester) Uang Pangkal(Semester 1 tahun 1)
Reguler (SIMAK-UI,SNMPTN, Prestasi) * IPA Rp. 100.000 – 7,5 juta

IPS Rp. 100.000 – 5 juta

NOL s.d 25 Jt (FK, FKG, FT, FASILKOM)

NOL s.d 10 Jt (FE, FISIP, FH, FPsi)

NOL s.d 5 jt (FKM, FIK, FMIPA, FIB)

KelasParalel ** Rp. 6 – 10 juta Rp 10 juta
Vokasi (D3) ** Rp. 4 – 6,5 juta Rp. 4 juta

* Ditentukan SETELAH PESERTA LULUS UJIAN SELEKSI berdasarkan penghasilan penanggung biaya pendidikan (SISTEM PEMBIAYAAN KULIAH BERKEADILAN). Sebagai catatan, ada 56 mhs UI S1 Regular angkatan 2008 yang hanya membayar 100 rb per semester dan membayar NOL uang pangkal, saat ini menerima tambahan beasiswa untuk biaya hidupnya

** bergantung Fakultasnya

Ditambah DKFM Rp. 100.000 per semester dan DPP Rp. 600.000 di Semester 1 tahun 1

Prosentase kuota penerimaan mahasiswa program sarjana regular berdasarkan pola penerimaan mahasiswa baru

* 56% SIMAK-UI,
* 14% SNMPTN,
* 30% PPKB

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs http://penerimaan.ui.ac.id

Pilihan Program Studi dan persyaratan dapat dilihat pada web tersebut.

Informasi lebih lanjut :

Gedung Pelayanan Mahasiswa Terpadu Pusat Administrasi Universitas
Telp.(021) 78841818, 7867222 ext.100022, 3296 3665, 3296 3655, 7864126
Email : penerimaan@ui.ac.id
Fax : (021) 7270158





Peserta Tidak Lulus UN 2008 Dapat Ikut UN 2009

21 01 2009

Para peserta yang tidak lulus mengikuti Ujian Nasional (UN) 2008 dapat mengikuti UN pada 2009

Jakarta, Senin (24 November 2008)–Para peserta yang tidak lulus mengikuti Ujian Nasional (UN) 2008 dapat mengikuti UN pada 2009. Kesempatan ini diberikan bagi peserta ujian pada jenjang SMP/MTs maupun SMA/MA/SMK. Setelah terdaftar sebagai peserta UN 2009, mereka dapat mengikuti ujian pada salah satu atau beberapa mata pelajaran yang tidak lulus pada UN 2008. Kalau kompetensi siswa belum memenuhi standar kompetensi minimal belajar maka tahun depan ujian lagi. Lebih bagus memenuhi standar (kemudian) baru lulus,kata Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djaali, saat memberikan keterangan pers di Gerai Informasi dan Media Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), Jakarta, Kamis (19/06/2008) .

Pada acara yang dipandu oleh Plt Kepala Pusat Informasi dan Humas Depdiknas M.Muhadjir hadir Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan (Ka Puspendik Balitbang) Depdiknas Burhanuddin Tolla dan Direktur Pendidikan Kesetaraan Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Depdiknas Ella Yulaelawati. Djaali mengatakan, peserta yang tidak lulus UN 2008 tidak perlu mengulang ujian pada mata pelajaran yang sudah lulus. Namun demikian, lanjut dia, peserta diperkenankan mengikuti ujian pada mata pelajaran yang lulus tersebut. Setelah dibandingkan dengan nilai ujian tahun sebelumnya maka nilai ujian yang digunakan adalah nilai yang tertinggi. Djaali mengatakan, kepada peserta pendidikan formal yang tidak lulus UN 2008 mendapat kesempatan untuk mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) 2008 pada jalur pendidikan nonformal. Bagi mereka yang tidak lulus UN SMA dan SMK diberi kesempatan untuk bisa pindah jalur dari jalur pendidikan formal ke jalur pendidikan nonformal, katanya. Djaali menambahkan, kesempatan yang sama juga diberikan kepada peserta didik yang berasal dari pendidikan informal.

Menurut dia, calon peserta ujian dimungkinkan untuk mengikuti ujian Paket A maupun Paket B dan Paket C. Semua warga negara yang memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam pendidikan nonformal bisa mengikuti ujian Paket A, B, dan C,ujarnya. Ella meminta kepada pihak dinas pendidikan baik kabupaten, kota, maupun provinsi agar tidak ragu lagi untuk menerima pendaftaran bagi peserta yang belum lulus pada jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK). Peserta yang gagal pada ujian nasional formal tinggal memberikan kartu peserta ujian dan keterangan tidak lulus,katanya. Namun demikian, lanjut Ella, rumpun pendidikan kejuruan sangat bervariasi dan ada rumpun pendidikan kejuruan yang tidak terlalu relevan untuk menempuh UNPK. Dia mencontohkan, pada rumpun tata boga dan kecantikan tidak mempelajari mata pelajaran Ekonomi dan Matematika IPS. Lebih lanjut Ella mengatakan, bagi peserta dari SMK yang berminat mengikuti UNPK dapat menempuh ujian pada gelombang II yang direncanakan akan digelar pada 14 November 2008.





Beasiswa UI untuk Seribu Anak Bangsa

21 01 2009

UNIVERSITAS Indonesia (UI) menyediakan beasiswa untuk seribu anak bangsa yang berupa pembebasan uang pangkal

dan pembayaran biaya operasional pendidikan minimal Rp100.000 per semester pada tahun pertama.

Pengajuan permohonan dilakukan secara kolektif oleh sekolah masing-masing dengan mengirimkan formulir yang telah diisi dan dilengkapi dengan berkas-berkas berikut ini:

  1. Tulisan yang dibuat oleh pemohon mengenai deskripsi diri,cita-cita,dan motivasi melanjutkan studi di UI.
  2. Surat permohonan dari orangtua/wali mengenai alasan pengajuan beasiswa.
  3. Surat keterangan tidak mampu dari RT/RW oleh lurah/ kepala desa setempat. Diutamakan yang memiliki kartu Gakin.
  4. Slip gaji orangtua/wali yang bekerja di sektor formal, atau surat keterangan penghasilan total dari RT/RW yang diketahui lurah/kepala desa setempat, bagi yang bekerja di sektor informal.
  5. Fotokopi rekening listrik rumah atau tempat tinggal orangtua/wali dan rekening telepon tiga bulan terakhir.
  6. Fotokopi kartu keluarga dan KTP orangtua/wali yang masih berlaku.
  7. Surat pernyataan dari tiga tetangga terdekat yang menjelaskan kondisi ekonomi keluarga siswa.
  8. Surat keterangan dari kepala sekolah asal siswa yang menjelaskan prestasi siswa di SMU,ketidakmampuan ekonomi,keaktifan siswa,dan bahwa siswa akan mendaftar di UI.
  9. Fotokopi sertifikat prestasi di bidang akademik dan nonakademik selama terdaftar di SMU. Berkas diajukan ke Rektor UP Direktur Kemahasiswaan UI,gedung Pusat Pelayanan Mahasiswa Terpadu, Kampus UI Depok,Po Box SERIBU Anak Bangsa,DP UI 16424,Depok. Penerimaan berkas paling lambat 30 Januari 2009 cap pos.Pengumuman penerima beasiswa bisa dilihat di web UI tanggal 16 Maret 2009. Formulir dapat diunduh di http://mahasiswa.ui.edu. (sri noviarni) -Seputar Indonesia-

Untuk pengaduan dan informasi lain dapat anda kirimkan melalui:

SMS : 0811-976-929
Fax : 021-5703337
Telp : 021-5707303
Surat : PO.BOX 4490
E-mail : aspirasi@diknas.go.id





PhD in Land and Water System Innovations at Delft University of Technology

21 01 2009

PhD in Land and Water System Innovations at Delft University of Technology

Recently, an interdisciplinary research project was approved by the UNESCO-IHE Partnership Research Fund (UPaRF). This project will form part of the broader successor programme of SSI, in which the following institutes collaborate: UNESCO-IHE Institute for Water Education (Delft, The Netherlands), University of Dar Es Salaam, University of KwaZulu Natal, Delft University of Technology, the International Water Management Institute, Sokoine University of Agriculture and the Stockholm Resilience Centre.

Within the current project a PhD positions is available, linked to the themes described below. If successful, the PhD degree will be awarded by Delft University of Technology, the Netherlands. PhD position available at UNESCO-IHE (SSI-2 Project)Upscaling small-scale land and water system innovations in dryland agro-ecosystems for sustainability and livelihood improvements (SSI-2) http://www.unesco-ihe.org/Research/PhD-Research/Available-PhD-Positions/PhD-position-available-at-UNESCO-IHE-SSI-2-Project)

Project description
The project focuses on the semi-arid areas of sub-Saharan Africa, where 95% of the total agricultural land is used for rainfed agriculture, water availability is scarce and highly variable, and average yields often remain below 1 ton per ha. The resilience of the farming systems is low as well, due the large (and increasing) variability of the hydro-climatic conditions and a limited capacity to adapt. As a result,crop failure is the norm. Water availability is a key entry point to improve crop productivity in these regions (Falkenmark and Rockstrom, 2004). The research and outreach programme of Smallholder systems innovations in integrated watershed management (SSI-1, 2004-2008) thus focused on the identification and application of innovative agricultural water management practices that offer opportunities to increase both food security and safeguard environmental integrity. The impact of these innovations on food production and ecosystems has been studied at field and watershed scale at sites in the Thukela river basin in South Africa and the Pangani river basin in Tanzania. There is a growing awareness that a real transformation of the countryside will only be possible if innovative soil and water technologies and land and water management practices are adopted, and locally adapted, at a large scale and in combination with increased fertilizer use (see e.g. Rijsberman, 2004; Polak, 2005; Rockstrom et al., 2007). Only then will rural areas be able to transform from their current position of marginalization and poverty to a motor of socio-economic development (Prahalad, 2004). Since the conditions under which such a transformation may occur, as well as the potential impacts at different scales, are still ill-understood, a new project will focus on the socio-economic and bio-physical conditions and impacts of upscaling these innovations. This new project (SSI-2, 2008-2012) will take note of some new drivers that influence the opportunities for agricultural innovation and rural socio-economic transformation: increasing food prices, increased access to information in the rural countryside, climate change impacts, and the limited access of farmers to energy sources in the face of an increasing global demand for biofuels (e.g., de Wit and Stankiewics,2006; Uhlenbrook, 2007). The two PhD research projects form part of the broader SSI-2 programme.

PhD Project 1: Water processes at different spatial scales
This research theme addresses the hydrological implications for up-scaling land and water system innovations. The objective is to gain better understanding of the interactions between processes linking local and larger scales. The analysis focuses on how the dominant hydrological processes may change at different spatial scales. The research builds on the understanding of the hydrological processes gained during SSI-1, with a stronger emphasis on groundwater- surface water interactions and potential implications of/for land management changes. It is hypothesised that surface-groundwater interactions are critical to the impacts of water system innovations, and that it impacts vary with scale and different physiographic characteristics. This hypothesis will be verified in the field and the results used for predictive modelling to determine impacts of up-scaled use of WSIs on water quantity and quality for downstream users under different scenarios. The surface-groundwater interactions (including wetlands) are also crucial for the hydrological variability and water resources availability at different scales and, consequently, for the provision of ecosystem services.

Research question:
What are the hydrological impacts of small scale farming activities, incl. water system innovations, across different scales? Particular attention will be paid to different types of rainwater harvesting, supplementary irrigation and full scale irrigation.

Methodology:
Understanding the hydrological impacts of small scale farming activities across different scales, requires the understanding of the hydrological processes at these scales. This research will take up the small scale hydrological understanding (project 3.1) and investigate the large scale (500-5,000-45, 000 km2) hydrological processes through the use of remote sensing data combined with field observations (incl. hydro-chemical and tracers studies). Of particular interest is the groundwater surface water interaction (incl. generation of wetlands) and the impact of this on the downstream water availability (PBWO, 2006). A process-based distributed hydrological model will be developed to investigate different scenarios of uptake and extent of the small scale farming activities.

This study will be supervised by Prof. Dr. Stefan Uhlenbrook, Dr. Jan Willem Foppen, Dr Shreedhar Maskey (UNESCO-IHE) , Dr. T.A. Kimaro (UDSM).

The following applies to the position:
– All topics will be carried out in a so-called sandwich construction with different phases at UNESCO-IHE in the Netherlands and field research in Tanzania (with regular contacts with Tanzanian and Dutch supervisors).
- PhD positions are funded with a fellowship for which NUFFIC regulations apply.
- Starting date: April 1, 2009 for 4 years.
- Qualifications: M.Sc. degree (average mark: 80% or above) in a discipline relevant to the topic, e.g. environmental engineering, socio-economics of the water sector, hydrology and water resources.
- The applicants must demonstrate a strong interest and experience in conducting interdisciplinary research.
- The applicant should be willing to co-operated with other researchers in the SSI-2 programme.
- The applicants should be willing to co-supervise MSc research projects.
- The applicants must be fluent in English.
- Preferred country of citizenship of the applicants is Tanzania.
- Age: 40 years and below.
- Work experience in relevant fields of studies is desirable.

The project it is jointly led by Dr. T.A. Kimaro (kimaro@wrep.udsm.ac.tz) and Ms. M.L. Mul (m.mul@unesco-ihe.org) of UNESCO-IHE.

Applications, including curriculum vitae, the names and contact details of three contactable referees, and a motivation letter, should be sent by email to both Dr. T.A. Kimaro and Ms. M.L. Mul before 31 January 2009.

Please mention the subject heading PhD application SSI-2 project 1.

We intend to contact short-listed candidates on or before 15 February 2009.





FULBRIGHT Master`s Degree Program

21 01 2009

FULBRIGHT MASTER’S DEGREE PROGRAM

Preference will be given to applicants who serve as faculty members of state and private institutions of higher education in Indonesia. Applicants will possess:
1. a Sarjana (S1) degree with a minimum GPA of 3.0 (4.00 scale)
2. leadership qualities
3. a good understanding of Indonesian and international cultures a
4. demonstrated commitment to the chosen field of study
5. a willingness to return to Indonesia upon completion of the Fulbright program
6. a minimum TOEFL score of 550

HOW TO APPLY
Candidates should complete the appropriate application forms. Forms are available either by mail or in person at the AMINEF Office, Gedung Balai Pustaka, 6th floor, Jl. Gunung Sahari Raya 4, Jakarta 10720.

Please return to AMINEF your complete application package by the application deadline that includes:
1. Completed application form. This includes a clearly written and concise study objective.
2. Copy of your most recent, less than two years old, TOEFL score report.
3. One letter of reference, either from your current employer or previous lecturer.
4. Copy of academic transcript (English translation).
5. Copy of identity document (KTP or passport).

CONTACT INFORMATION
Specific questions regarding the application process may be addressed via e-mail to the following address: infofulbright_ind@aminef.or.id. We do not accept email applications. Hard copies must be sent or delivered to American Indonesian Exchange Foundation.

DEADLINE
The deadline for the submission of application materials for all programs is May 31, 2009.

Note: Program requirements are subject to change without notice.

More information visit:
http://www.aminef.or.id/fulbright.php?site=fulbright&m=ip-pro-ma-fulbrightma





UPEACE Costa Rica Campus Scholarship

21 01 2009

Apply Now to the United Nations mandated University for Peace
(Deadline: Feb 28th)

Headquartered in Costa Rica, the United Nations-mandated University for Peace (UPEACE) was established in 1980 as a Treaty Organization by the UN General Assembly. As determined in the Charter of the University and endorsed by the UPEACE Council, the mission of the University for Peace is: “to provide humanity with an international institution of higher education for peace with the aim of promoting among all human beings the spirit of understanding, tolerance and peaceful coexistence, to stimulate cooperation among peoples and to help lessen obstacles and threats to world peace and progress, in keeping with the noble aspirations proclaimed in the Charter of the United Nations.”

At present, the UPEACE Costa Rica Campus has 150 students from 55 different countries, making it one of the most diverse universities in the world for its size. UPEACE is the only institution in the UN family authorized to grant degrees at the Master`s and Doctoral levels. The language of instruction is English.

Graduates of the University for Peace go on to work in the United Nations system, others international organizations and NGOs, academia, private companies. For more information about UPEACE alumni visit “Upeacebuilders: the UPEACE Alumni Network Website” at http://www.upeacebuilders.org

Degrees Offered:
1. MA in Environmental Security and Peace
2. MA in International Law and Human Rights
3. MA in International Law and Settlement of Disputes
4. MA in Peace Education
5. MA in Gender and Peacebuilding
6. MA in International Peace Studies
7. MA in Media, Peace, and Conflict
8. MA in Natural Resources and Peace
9. MA in Natural Resources and Sustainable Development (with American University)

Programs in Development:
1. MA in Responsible Business Administration and Peace (MRBA)
2. MA in Sustainable Economic Development and peace
3. MA in Health, Disability, and Peace

Application Deadline:
The deadline for applications is February 28th, 2009 for the 2009-2010 academic year.
Complete information about the application process is available on the UPEACE website at www.upeace.org








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.